Traffiic

Update Status Facebook Via

JeJaK PeLanGi

Pengikut

MyBLogBLog

BLog NetWork

Hal-hal tertentu bisa membuat pria cepat tertarik pada wanita dan tergerak untuk mengenalnya lebih dekat. Misalnya saja sikap percaya diri, tahu berpenampilan dengan baik atau murah senyum. Di sisi lain, ada pula beberapa faktor yang buat pria enggan mendekati wanita. Ini penyebabnya, seperti dikutip dari Shine.

1. Dikerumuni Banyak Teman

Pria akan berpikir dua kali untuk mendekat, jika terlalu banyak teman mengelilingi Anda karena dia merasa terintimidasi. Dia takut jika teman-teman Anda yang banyak itu akan ‘mengevaluasi’ begitu dia pergi. Jika Anda sedang dekat dengan seorang pria dan berada dalam situasi tersebut, sebaiknya memisahkan diri sejenak dari grup untuk memberinya kesempatan berbincang dengan Anda.

2. Pasang Wajah Cemberut

Jika di sebuah acara Anda lebih banyak diam dengan raut wajah ‘sedingin es‘, bibir ditekuk dan tangan menyilang, jangan harap ada pria yang mau mendekati. Senyum dan kontak mata akan mengundang orang untuk dekat. Saat berada dalam suatu situasi, cobalah berikan aura positif.

3. Sering Berdua dengan Teman Pria

Mungkin Anda memiliki sahabat pria yang biasa diajak kemana-mana. Baik itu ke pernikahan teman, sekadar jalan-jalan atau berdiskusi. Meskipun tidak berstatus pacaran, mungkin pria lain akan menganggapnya berbeda. Bisa saja keinginannya untuk mendekati Anda jadi buyar karena dia berpikir Anda sudah ada yang punya.

4. Terlihat Sibuk

Jika ingin ada pria yang mendekati Anda, sebaiknya simpan dulu ponsel, Blackberry, iPod atau laptop ke dalam tas. Wanita yang terlihat sibuk sendiri akan membuat pria ragu untuk menyapa atau mengajak Anda ngobrol. Sikap seperti itu bisa terlihat seolah Anda mengatakan, ‘saya sibuk, jangan ganggu saya.’

5. Sulit ‘Ditangkap’

Saat Anda asyik berbincang dengan teman, mungkin ada pria di sudut sana yang sedang memperhatikan dan menunggu kesempatan untuk bisa berkenalan. Tapi yang Anda lakukan malah jalan terburu-buru melintasi tamu-tamu lain, seolah tidak mau memberi waktu bagi orang lain untuk mendekat. Pria yang awalnya tertarik, bisa mengurungkan niatnya. Coba bersikap tenang, berjalan perlahan dan santai ketika mengambil minum atau pergi ke toilet.


End Of Post

Saat ini banyak kita temukan anak-anak yang menghabiskan sebagian besar waktunya dengan bermain game di laptop, komputer, atau sekadar menonton televisi. Tanpa disadari, aktivitas ini rupanya dapat berdampak buruk terhadap kesehatan jantung dan paru-paru anak.

Sebuah riset terbaru mengindikasikan bahwa menghabiskan terlalu banyak waktu di depan komputer dan layar elektronik lainnya dapat menyebabkan jantung dan tingkat kebugaran paru-paru menurun. Dalam istilah medis, kondisi ini disebut kardiorespirasi.

Kardiorespirasi adalah kesanggupan sistem jantung, paru, dan pembuluh darah untuk berfungsi secara optimal pada keadaan istirahat dan kerja dalam mengambil oksigen dan menyalurkannya ke jaringan yang aktif sehingga dapat digunakan pada proses metabolisme tubuh.

Dalam kajiannya, penelitian melibatkan lebih dari 2.000 anak-anak. Mereka diamati sejak usia 11-13 tahun. Peneliti mengamati seberapa lama anak-anak menghabiskan waktu mereka di depan layar dan menilai tingkat kebugaran mereka.

Anak-anak yang menghabiskan waktu dengan bermain di depan layar komputer atau televisi cenderung memiliki tingkat kebugaran yang buruk. Temuan ini dipublikasikan pada edisi Juni dalam jurnal Medicine & Science in Sports & Exercise.

"Ini adalah temuan yang menarik dan menambah bukti bahwa duduk terlalu banyak sangat berbahaya bagi kesehatan anak-anak," kata pemimpin studi, Jonathan Mitchell, yang melakukan risetnya di Arnold School of Public Health, University of South Carolina.

"Jika anak-anak dapat membatasi jumlah waktu mereka di depan layar komputer, maka hal ini dapat membantu untuk memerangi penurunan tingkat kebugaran kardiorespirasi di masa muda," tambahnya.

Penelitian mengungkapkan, meski temuan ini menunjukkan hubungan antara lamanya waktu bermain di layar terhadap penurunan tingkat kebugaran kardiorespirasi, tetapi hal ini tidak membuktikan hubungan sebab-akibat.


End Of Post

LP - “Habiskan makananmu. Ada banyak anak lain yang tidak punya rumah dan tidak bisa makan cukup lho di luar sana.”

Petuah semacam ini pasti pernah Anda terima semasa kecil dahulu dari orangtua maupun sanak saudara. Maksud orangtua kita mungkin memang baik, yakni mengajarkan kita untuk mampu bersyukur dengan makanan yang bisa kita makan hari ini dan apa pun yang kita miliki saat ini. Tak ada yang salah dengan bersyukur, tapi berhati-hatilah untuk tidak bersyukur dengan alasan yang salah.

Mengasumsikan bahwa ada sebagian orang lain yang kurang beruntung dibanding diri kita saat ini bisa jadi cara bersyukur yang kurang baik. Jadi, saat ini kita telah mampu mengakses internet dengan cepat, mempunyai telepon seluler, dan bisa memperoleh air bersih dengan mudah. Apakah hal-hal di atas lantas membuat kita menjadi orang yang lebih baik daripada orang-orang yang tak memiliki kesempatan yang sama?

“Tentu tidak,” mungkin itu jawab Anda dalam hati. Tapi, apa benar demikian yang Anda rasakan dalam hati? Ini tak semata soal bagaimana kita memandang orang lain yang hidup di bawah garis kemiskinan. Ini tentang bagaimana kita mempersepsikan manusia secara umum.

I’m not okay, you’re not okay. Orang-orang yang kekurangan secara materiil memang mudah terlihat sebagai pihak yang patut dikasihani. Namun, sesungguhnya kita pun tak jauh berbeda dari mereka.

Saat mereka tak punya air bersih untuk minum, kita punya jumlah penderita depresi dan angka bunuh diri yang tinggi. Saat mereka tak punya fasilitas kesehatan yang layak, kita harus berjuang dengan berbagai kasus ketergantungan obat. Saat mereka punya angka buta huruf yang tinggi, kita punya angka perceraian yang tinggi.

Daripada bersyukur dengan cara membandingkan diri dengan kondisi orang lain yang kita anggap lebih buruk, cukuplah kita berterima kasih dengan kondisi kita sendiri saat ini. Bersyukurlah untuk semua makanan enak yang bisa kita makan hari ini. Jangan bersyukur untuk 2/3 penduduk muka bumi lain yang tidak bisa menikmatinya.

Saya, mereka, dan Anda adalah sama. Cukup syukuri saja apa yang kita miliki dan mari kita berjuang mengarungi hidup dengan cara kita sendiri-sendiri. (daniel-wong.com)

author : Novani Nugrahani - Intisari


End Of Post

The Silmarillion adalah buku yang diterbitkan oleh Christoper Tolkien anak dari JRR Tolkien, untuk mengenang kematian ayahnya yang belum sempat menyelesaikan buku-bukunya. Christoper Tolkien mengumpulkan berbagai corat-coret ayahnya dan merangkainya menjadi buku ini.
Buku The Silmarillion menceritakan awal terjadinya dunia yang bernama Arda, jauh sebelum cerita Lord Of The Rings (The Trilogy). Disini diceritakan bagaimana dunia (arda) tercipta, kehebatan terdahsyat dari fantasi Tolkien adalah adanya cerita bagaimana alam semesta tercipta. Tolkien juga menjelaskan bagaimana matahari, bulan, dan bintang tercipta ….

Arda memiliki komponen benua dan samudera.
  • Hitther Land – Lebih populer dengan Middle-earth, benua dengan kekayaan alam yang berlimpah, untuk para mortal,
  • Aman – Benua indah khusus untuk para immortal terpilih (disebut juga Undying land),
  • Dark-land – Tanah penuh misteri, yang oleh Tolkien sendiri tidak dibahas lebih jauh,
  • The Great Sea (of the West) – Samudra luas yang memisahkan Middle-earth dengan Aman,
  • The East Sea – Samudra yang memisahkan Middle-earth dengan Dark-land,
  • Encircling Sea – Samudra yang menghubungkan Aman dengan Dark-land,
  • Silahkan dibaca sendiri lanjutannya …
Inilah Fantasy paling gila yang pernah saya baca …

Download : The Silmarillion.zip 4.6 Mb


End Of Post

Dalam dunia komputer kita mengenal istilah bug yang bisa diartikan sebagai suatu kesalahan desain pada suatu perangkat keras komputer atau perangkat lunak komputer yang menyebabkan peralatan atau program itu tidak berfungsi semestinya. Bug umumnya terjadi dalam dunia perangkat lunak dibandingkan dengan perangkat keras. Mengapa dinamakan bug? Ya karena awalnya memang bug atau serangga yang jadi penyebab tak berfungsinya peralatan itu.

Bug biasanya terjadi karena kecerobohan pemrogram dalam menulis programnya. Bisa juga karena program itu membutuhkan memori 128 MB tapi dipaksa bekerja di komputer dengan memori di bawah itu. Terjadilah kegagalan eksekusi karena kekurangan memori. Insiden bug yang terkenal adalah Y2K, yaitu bug yang berhubungan dengan kebiasaan banyak pemrogram di tahun 1980-an untuk menyimpan tahun dalam format dua angka. Kebiasaan ini menimbulkan masalah saat mendekati tahun 2000, yaitu kesadaran bahwa tahun 2000 akan diinterprestasikan sebagai tahun 1900.

Istilah bug digunakan oleh Grace Murray Hopper dan timnya pada tahun 1945. Saat itu mereka sedang bekerja pada komputer kalkulator Relay Aiken Mark II Universitas Harvard. Tiba-tiba komputernya bermasalah. Setelah dicari-cari, ternyata penyebabnya adalah serangga yang tersangkut pada salah perangkat keras di Relay #70 panel F.

Setelah serangga itu dilepaskan, komputer pun berjalan normal kembali. Maka sejak saat itu kata bug lekat dengan masalah-masalah pada komputer. Istilah untuk melepaskan serangga dikenal dengan debugging. Ini merupakan sebuah metode yang dilakukan oleh para pemrogram dan pengembang perangkat lunak untuk menganalisis alur kerja program, mencari dan mengurangi bug, atau kerusakan di dalam sebuah program komputer atau perangkat keras sehingga perangkat tersebut bekerja sesuai dengan harapan.

Debugging cenderung lebih rumit ketika beberapa subsistem lainnya terikat dengan ketat dengannya, mengingat sebuah perubahan di satu sisi, mungkin dapat menyebabkan munculnya bug lain di dalam subsistem lainnya.

author : Agus Sur
sumber : http://intisari-online.com/home/read/503/bug-ternyata-serangga-beneran


End Of Post

Banner Pelangi

Ini adalah BLog Laskar Pelangi Fans. Be There Or Be Damned !

Laskar Pelangi

Komentar Sahabat (NEW)

Archives

Blog Community

TopOfBlogs